Pusat Aplikasi Pertama Buat Pelanggan Seluler

JAKARTA, KOMPAS.com - Operator seluler PT Telkomsel meluncurkan toko aplikasi yang dirancang untuk ponsel para pelanggannya dengan nama AppZone. Saat ini layanan tersebut menawarkan lebih dari 2.000 aplikasi yang dapat diunduh langsung melalui ponsel.

"Platform AppZone menyediakan aplikasi-aplikasi yang menarik seperti games, hiburan, gaya hidup, bisnis," kata Direktur Utama Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno, di sela Indonesia Cellular Show (ICS) 2010, di Jakarta Convention Center, Rabu (14/7/2010).

Menurutnya, untuk mengakses Telkomsel AppZone, pelanggan dapat mengakses http://appzone.telkomsel.com langsung dari ponsel, selanjutnya dapat memilih aplikasi berdasarkan kategori atau fitur.

Telkomsel menyatakan AppZone merupakan langkah nyata dalam mendukung kemajuan industri kreatif di Indonesia. "Kami terus mengembangkan fitur layanan dengan melibatkan para pengembang aplikasi lokal dan global untuk bergabung dalam Telkomsel AppZone," ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah aplikasi yang tersedia akan terus ditambah. Tahun ini Telkomsel menargetkan kerjasama dengan 1.000 content provider untuk mengembangkan berbagai aplikasi dibutuhkan masyarakat.

Dengan harga terjangkau, Telkomsel AppZone ini sangat mudah dan nyaman digunakan, karena tampilan aplikasi akan disesuaikan dengan tipe ponsel pelanggan. Semua proses pengunduhan dan akses ke Telkomsel AppZone tetap dikenakan biaya akses GPRS atau menggunakan paket Telkomsel Flash. Layana one stop application store ini dapat diakses 88 juta pelanggan Telkomsel saat ini.

HTC Wildfire, Si Mini Desire Buat Kawula Muda

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyadari pentingnya aktivitas pertemanan di dunia maya lewat situs-situs jejaring sosial yang ada, HTC mengeluarkan produk berbasis smartphone bagi kelas pemula. Varian ponsel yang diberi nama Wildfire tersebut sudah mengusung sistem operasi Android 2.1 Eclair.


Disebutkan menyasar pengguna kelas pemula dan kawula muda karena -meski menggunakan desain form factor yang mirip dengan HTC Desire- HTC Wildfire menambahkan fitur-fitur khusus yang lebih menitikberatkan pada integrasi jejaring-jejaring sosial paling populer.

Salah satu fiturnya yang tidak, atau belum, dimiliki ponsel HTC berbasis Android lainnya adalah HTC Caller ID. Fitur ini menampilkan status terkini sang penelpon di Facebook lengkap dengan tanggal lahirnya. Hal ini membuat pengguna bisa mengetahui atau mengira-ngira alasan dia menelpon sehingga pembicaraan bisa lebih 'nyambung'.

Fitur lainnya seperti Friend Stream menampilkan status teman Facebook, dan Twitter pada layar yang sama. Mirip dengan fitur Timescape yang ada pada ponsel Android keluaran Sony Ericsson.

Dari segi spesifikasi, HTC Wildfire sudah dilengkapi dengan GPS internal untuk navigasi, Accelerometer untuk bermain gim motion based, Digital Compass, Proximity Sensor yang secara otomatis mematikan layar saat didekatkan ke wajah saat menelpon, dan Ambient Light Sensor yang menyesuaikan intensitas terang-redupnya layar saat digunakan di dalam atau luar ruangan.

Sedangkan untuk keperluan konektivitas, ponsel ini juga sudah menyediakan A2DP Bluetooth v2.1, WiFi b/g, dan audio jack standar 3,5mm.

Untuk yang gemar memotret, kualitas gambar yang dihasilkan sudah cukup baik karena adanya flash dan sistem fokus otomatis. Hasil foto atau rekaman video bisa langsung dinikmati dengan nyaman pada layar anti gores berukuran 3,2 inchi.

Meski sudah secara resmi beredar di Indonesia, sayangnya HTC Wildfire baru tersedia pada pertengahan bulan Agustus 2010. Harga di pasaran diperkirakan Rp 3,7 juta per unit atau setengah dari harga HTC Desire.

Return top